“Walet Emas” di Ratih TV

Ratih TV, dengan program “Pesona Kandidat”, menampilkan figur para kandidat bupati Kebumen yang akan bersaing dalam bursa Pilkada 2010. Hari Rabu (3/2) pukul 19.00 – 21.00, kandidat Buyar “Walet Emas” Winarso tampil dengan gaya khas yang bersahaja. Ia didampingi Ketua DPC PPP Kabupaten Kebumen, Yusuf Cahyono dan Ketua DPD PAN Kebumen, Barli Halim.

Selain bertanya jawab dengan host, Buyar Winarso juga berkesempatan melakukan interaksi langsung dengan masyarakat Kebumen, baik lewat sambungan telepon maupun lewat sms. Bahkan audiens yang didatangkan dari kalangan masyarakat umum (non anggota BW Center), juga sempat bertanya-jawab, baik saat acara berlangsung maupun setelah acara usai. Kesan umum yang tertangkap, dan ini terepresentasikan dalam sms-sms yang masuk adalah, “Buyar Winarso bersahaja, jujur, cerdas, dan apa adanya”.

Bisa dipahami. Sikap sehari-harinya memang seperti itu. Awalnya memang hanya keluarga, orang, dan masyarakat di sekitarnya yang tahu. Akan tetapi, melalui serentetan aktivitas turun langsung ke tengah masyarakat, karakter asli Buyar Winarso yang bersahaja, jujur, cerdas, dan apa adanya itu mulai dikenal lebih luas lagi. Nah, interaksi dan penampilan langsung di acara “Pesona Kandidat” di Ratih TV makin banyak masyarakat Kebumen yang mengetahui hal itu.

Menjawab pertanyaan mulai dari aspek politis, sampai ke bidang-bidang kongkrit seperti sektor pertanian, pendidikan, perdagangan, olahraga, bidang-bidang sosial kemasyarakatan, sosial keagamaan, dan lain-lain, Buyar kembali membuktikan spontanitas dan kecerdasannya. Ini sekaligus menepis sebagian kecil masyarakat yang meragukan pemahaman Buyar Winarso terhadap peta pesoalan di Kebumen. Hal itu mengingat lebih 20 tahun ia merantau di Jakarta, berangkat dari anak desa sederhana hingga menjadi pengusaha sukses.

“Meski tinggal dan berjuang di Jakarta, tetapi tidak sekalipun saya melewatkan Lebaran di luar Kebumen. Jadi setiap Lebaran saya pulang ke Wonokromo. Di luar momen Lebaran, saya juga sering pulang ke Kebumen dan tetap menjalin tali silaturahmi dengan saudara, kerabat, teman lama, dan berbagai elemen masyarakat yang ada,” tutur ayah tiga orang anak ini.

Kembali ke performanya yang memikat di Ratih TV. Ia menjawab semua persoalan dengan lugas. Tampak benar, semangatnya adalah mengurai masalah, menyingkirkan belenggu stagnasi, serta mendorong percepatan pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Kebumen. Muara dari menggelindingnya perekonomian tentu saja adalah meingkatkan kesejahteraan masyarakat. “Tidak adil rasanya kalau kita membiarkan masyarakat Kebumen hidup begini-begini saja. Lebih tidak adil lagi kalau ini kita biarkan. Harus ada generasi yang mengubah paradigma Kebumen sebagai kota pensiun, kota mati. Harus ada yang berani membawa Kebumen ke perubahan. Perubahan ke arah kemajuan yang barokah,” ujar Buyar mantap. (PTS)

2 responses to ““Walet Emas” di Ratih TV

  1. MEDIA TV,RADIO DAN INTERNET,SANGAT PENTING DAN EFISIEN BAGI CALON BUPATI KEBUMEN UNTUK SOSIALISASI. Pengobatan gratis jg cukup mengena karena menolong orang sdg susah pasti akan lebih di ingat.
    DWI. ASPETRI KEBUMEN.

  2. Pangestu, S.Pd.

    Sebagai seorang manager yang cerdas amanah nampak ada. Gaya berbicara/berpidato mungkin masih perlu tambah bumbu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s