Motivasi bagi Siswa SMK Negeri I Gombong

Tak kurang 150 siswa kelas 3,  SMK Negeri I Gombong mengundang H. Buyar Winarso, SE untuk memberi motivasi bagi mereka. Bertempat di rumah seorang siswa, di RT II, RW IV, Desa Purwodeso, Wanalela, Karanganyar, Buyar Winarso, didampingi Sekretaris Koalisi Kebumen Bersatu, H. Barli Halim, SE memenuhi undangan mereka dengan antusias, Sabtu (6/2) sore.

Para siswa tadi begitu tertarik dengan perjalanan hidup seorang Buyar Winarso. Pria kelahiran, Wonokromo, Alian 23 September 1963 ini, adalah seorang pengusaha sukses yang berangkat dari nol. Saat kecil, ia nyaris tak bisa melanjutkan sekolah. Bahkan saat sedang senang-senangnya duduk di bangku SMP (setamat SD), ia terpaksa harus berhenti sekolah karena ketiadaan biaya.

Ia kemudian menuju kota Bandung, dan bekerja sebagai pelayan restoran Padang. Tiga bulan kemudian, dari gajinya, ia berjualan rokok. Setelah cukup uang, barulah ia pulang ke Kebumen melanjutkan ke SMP. Ini pun nyaris kandas, karena dagangan rokoknya di Bandung, akhirnya bangkrut.

Untuk bisa bertahan, Buyar terpaksa bersekolah nyambi menjadi kenek angkutan umum jurusan Kebumen – Krakal. Di tempatnya indekos, ia juga menanam kangkung dan memelihara anak ayam. Dari usaha-usaha itulah ia mampu membayar SPP, membayar kos, dan biaya makan. Itu dilakoninya hingga ia menyelesaikan pendidikan SMA-nya di Kebumen.

Selepas SMA, ia pun hijrah ke Jakarta. Rintisan kerja ia mulai dari pangkat paling rendah, yakni sekadar menjadi tukang ketik. Tapi berkat keuletannya, serta berkat kemauan kerasnya untuk belajar hal-hal baru, dalam waktu relatif singkat, Buyar sudah bisa menguasai semua jenis pekerjaan di perusahaan tempatnya bekerja, yakni perusahaan Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI). Puncaknya, ia mampu menduduki jabatan Direktur Utama.

Itulah pintu sukses bagi Buyar, hingga akhirnya ia memberanikan diri membuka usaha sendiri. Bahkan usahanya itu sangat maju, meraup keuntungan besar, sehingga ia bisa melebarkan sayap membangun sebuah perguruan bernama Global Islamic School, muli dari tingkat TK, SD, SMT, dan SMU.

Nah, pengalaman itulah yang ia bagi bersama para siswa SMK Negeri I Gombong. Sebelumnya, Sekretaris Koalisi Kebumen Bersatu, H. Barli Halim, SE juga berkesempatan memberi pengantar pada dialog sore hari bersamaan turunnya sang hujan. Barli yang sehari-hari anggota DPRD sekaligus Ketua DPD PAN Kebumen, juga membagikan ilmu politik kepada generasi muda, agar mereka lebih melek politik.

Dalam sesi tanya-jawab, sejumlah siswa angkat bicara. Pertanyaan mereka antara lain tentang ketidaknyamanan para siswa yang notabene kalau lulus nanti merupakan para tenaga kerja siap pakai. Persoalannya, adanya ketentuan perusahaan hanya menerima tenaga kerja laki-laki jika tinggi badannya sekitar 160Cm. Artinya, kalaupun ada tenaga kerja yang cakap, cerdas, dan mumpuni tetapi tinggi badannya tidak sampai 160 Cm, maka ia tidak bisa diterima. “Apa upaya Anda mengatasi masalah itu, jika nanti terpilih menjadi Bupati Kebumen.”

Pertanyaan lain seputar kiat sukses Buya Winarso. Dan tak lupa, ada pula yang mempertanyakan slogan Buyar Winarso yang sekarang menjadi ciri khas Buyar Winarso, yakni “Insya Allah, Aku Sing Ngerti Karepmu”. Atas semua pertanyaan itu, Buyar Winarso menjawab, baik yang berskala makro maupun mikro.

Tentang ketentuan tinggi badan misalnya, ia berjanji akan mengkaji ulang peraturan daerah tentang itu. Sebab ia mengaku, belum tahu persis ihwal ketentuan syarat tinggi badan minimal bagi angkatan kerja di kota Kebumen yang berkelamin laki-laki. “Yang pasti, itu akan kami kaji ulang, karena ada nuansa diskriminatif,” ujar Buyar pula.

Jawaban lain seputar slogan. Buyar Winarso, untuk kesekian kalinya memberi penjalasan atas makna slogan “Insya Allah, Aku Sing Ngerti Karepmu”. Slogan itu memiliki makna yang dalam. Bahwa pada hakikatnya, masyarakat di Kabupaten Kebumen begitu heterogen, mulai dari yang hidup di lereng pegunungan, perkotaan, pedesaan, hingga pesisir selatan. Semua dengan karakter masing-masing. Karena itu, Buyar Winarso selalu jalan masuk-keluar desa menyerap aspirasi rakyat. “Rakyat di satu desa, berbeda keinginan dan kemauannya dengan rakyat di desa yang lain lagi,” ujarnya

Dengan mengenali kemauan setiap elemen masyarakat itulah, Buyar berani memasang tagline “Insya Alah Aku Sing Ngerti Karepmu”. (won)

2 responses to “Motivasi bagi Siswa SMK Negeri I Gombong

  1. Kalau demikian pak Buyar tolong ke sekolah kami di SMP Negeri 7 Kebumen.Kami perlu motifasi agar murid murid kami bersemangat dalam belajar dan sukses dengan keberadaan sekarang ini. Bapak bisa konfirmasi profil sekolah kami itu (bagaimana walaupun posisinya di tengah kota)melalui pengurus sekolah / Kepala Sekolah kami .Terima kasih. Selamat dan sukses !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s