Buyar Winarso, Harapan Para Perajin dan Petani

Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar adalah satu dari sekian banyak daerah potensial dengan produk kerajinan dan pertanian unggulan. Demi mengetahui hal itu, pasangan calon bupati-wakil bupati Buyar Winarso – Djuwarni pada hari Senin (15/2) mengunjungi desa tersebut untuk berdialog langsung dengan para perajin dan petani.

Dari dialog itu, Buyar tahu problem utama mereka, baik di bidang penyediaan bahan baku, inovasi desain, standar kualitas, hingga ke hal paling penting, yakni pemasaran. Produk kerajinan daun pandan Grenggeng sudah merambah manca negara. Akan tetapi, sejauh ini mereka tidak melakukan transaksi langsung, melainkan melalui perantara atau broker.

Harapan mereka, ada dukungan langsung dari Pemda Kabupaten Kebumen, serta kebijakan nyata yang menopang eksistensi para perajin Kebumen. “Jika kami tidak diberi kesempatan untuk melakukan ekspor langsung, hampir dapat dipastikan, kami tak akan beranjak dari status kuli,” ujar tokoh perajin Grenggeng.

Menanggapi hal itu, Buyar Winarso prihatin, dan mengingatkan pesan proklamator Bung Karno, agar setelah merdeka, jangan sekali-kali kita menjadi “bangsa kuli”. Kita harus menjadi bangsa yang mandiri, menjadi bangsa yang punya harga diri, dan menjadi bangsa yang diperhitungkan di percaturan dunia. “Insya Allah, aku ngerti sing dikarepaken para pengrajin di sini. Dan saya tahu apa yang harus dilakukan seandainya saya menjadi Bupati Kebumen, untuk mengangkat harkat dan derajat perajin Kebumen ke taraf internasional,” tandas Buyar Winarso, pengusaha sukses yang memiliki jaringan nasional dan internasional.

Kembali Buyar mengingatkan warga Grenggeng khususnya dan masyarakat Kebumen pada umumnya, bahwa Kebumen bisa jauh lebih maju dari sekarang, jauh lebih makmur dari sekarang. Karena itu, warga Kebumen yang sudah keliling Indonesia, bahkan keliling dunia, berilah pencerahan kepada rakyat Kebumen yang belum pernah kemana-mana, bahwa di luar Kebumen sana, daerah-daerah lain sudah sangat maju, lebih makmur… terlebih bangsa-bangsa lain seperi Malaysia, Singapura….

Buyar Winarso sangat sedih demi melihat rakyat Kebumen masih banyak yang miskin… daerah Kebumen nyaris tak berkembang…. Di sisi lain, Kebumen memiliki sumber daya alam yang luar biasa kaya, yang jika dikelola dengan sebaik-baiknya, akan mampu mendatangkan kemakmuran bagi rakyat Kebumen. Belum lagi jika kepala daerahnya mampu membuat inovasi baru, sehingga bisa menarik para investor baik nasional maupun asing. “Percayalah, sebuah daerah yang tidak makmur, akan lebih besar potensial konfliknya, dibanding daerah yang makmur. Jika rakyat makmur, penyakit sosial akan terkikis dengan sendirinya,” tandas Buyar, yang didampingi calon Wakil Bupati Djuwarni. (rin)

4 responses to “Buyar Winarso, Harapan Para Perajin dan Petani

  1. semoga saja Pak Buyar bisa membawa Kebumen semakin berkembang……..

  2. DWI wong grenggeng

    Pengrajin pandan kebumen sdh 2 orang yg dpt upakarti dr presiden. Kpn grenggeng akan makmur? Berdiri megah Tugu Perjuangan 45 kemit,grenggeng. Kpn kita perjuangkan nasib kita lagi?

  3. DWI wong grenggeng

    Harapan saya dibuka museum pandan grenggeng, di dekat tugu perjuangan kemit. Sbg simbol kemakmuran grenggeng. Dwi harmono.kulon kali kemit.

  4. mari dukung pak buyar….inovatif,kreatif….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s